Siap Salurkan BANTU, Balai Anak Handayani Gelar Bimtek

JAKARTA, (12 MEI 2020) – Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) “Handayani” di Jakarta menggelar bimbingan teknis Program Bantuan Bertujuan (BANTU) Tahun 2020 melalui video conference . Kegiatan ini dihadiri oleh 100 peserta dari unsur Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota, Supervisor Sakti Peksos, Sakti Peksos, dan Pengurus Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak.

Hadir sebagai narasumber, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak, Kanya Eka Santi mengatakan pemanfaatan BANTU dapat digunakan untuk keperluan pemenuhan hidup layak, pengasuhan anak, dukungan keluarga, dan terapi. Namun Kanya menekankan agar LKSA mengutamakan pemanfaatan untuk penanganan Covid-19.

“Kami menganggarkan Rp. 500 ribu dari jumlah indeks Rp. 1 juta rupiah untuk pemenuhan hidup layak. Angka ini naik Rp. 200 ribu dari tahun lalu. Jadi kami harap agar pos ini dapat digunakan untuk penanganan Covid 19 seperti membeli suplemen daya tahan tubuh dan Alat Pelindung Diri”, papar Kanya.

Terkait dengan tiga pemanfaatan lainnya, Kanya mengingatkan agar LKSA memerhatikan protokol kesehatan dalam melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang. Salah satunya dengan membatasi jumlah peserta yang hadir dan tetap mengenakan alat pelindung diri.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BRSAMPK Handayani, Neneng Heryani menyampaikan bahwa proses penyaluran BANTU sudah sampai pada tahap payrol di BNI Cabang Kemensos. “Saat ini proses nya sudah sampai di tahap pemindahbukuan dari rekening penampung ke rekening anak atau payrol . Segera setelah dana masuk, bantuan bisa langsung disalurkan kepada anak penerima manfaat”, jelas Neneng.

Selain itu, Neneng mengajak seluruh unsur yang terlibat agar berkomitmen penuh terhadap penyaluran bantuan ini. Neneng juga menekankan bahwa BRSAMPK Handayani akan terus mendampingi LKSA agar penyaluran bisa berjalan lancar.

“Kami akan terus mendampingi bapak/ibu dalam penyaluran. Setelah bimtek besar ini, kami akan menyelenggarakan bimtek per wilayah sehingga diskusi mengenai teknis pelaksanaan bisa lebih menyeluruh dan detil,” ujar Neneng.

Sebelumnya diberitakan bahwa BRSAMPK “Handayani” akan menyalurkan BANTU kepada 1.050 anak yang tersebar di 37 LKSA di 7 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara. Balai menyiapkan dana sebesar Rp. 1,05 Milyar untuk penyaluran bantuan ini sehingga masing-masing anak menerima Rp. 1 juta.

Penulis : Rizka Surya Ananda

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *