Respon Cepat Sentra Handayani terhadap Kasus “N” Santriwati Pesantren di Depok

JAKARTA (28 Juli 2022) – Sesuai arahan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Handayani di Jakarta merespon kasus Korban Pelecehan Seksual Anak Di Beji Depok.

Kepala Sentra Handayani di Jakarta Romal Sinaga bersama tim pekerja sosial (28/07/2022) bertemu langsung dan melakukan penjemputan kepada “N” (12) anak yatim piatu yang merupakan satu dari 11 anak korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh pengajar disebuah pondok pesantren Riyadhul Janah Depok, Jawa Barat.

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan oleh pekerja sosial, “N” menyatakan bahwa dirinya trauma setelah mengalami pelecehan seksual dari tiga orang pengajar dan satu orang kakak kelasnya. Setelah kejadian pelecehan seksual tersebut, “N” kemudian pulang ke rumah warisan peninggalan orang tuanya yang kurang layak dengan luas 4×4 m serta memiliki sanitasi yang buruk di bilangan kuningan setia budi Jakarta Selatan. “N” tinggal bersama kakaknya, Rio yang bekerja serabutan. Mereka mencukupi kebutuhan sehari-hari melalui belas kasihan dari tetangga serta para donatur.

Nasib kurang beruntung ternyata menimpa “N”. Rio, kakak kandung “N” ternyata memiliki kondisi tubuh yang lemah karena mengidap HIV. Ia sering mendapatkan perundungan dilingkungan rumahnya karena penampilannya yang berbeda dari teman-temannya.

Setelah diberikan penguatan, “N” akhirnya berhasil di bawa oleh Kepala Sentra dan juga tim pekerja sosial untuk agar mendapatkan pemulihan. Sesampainya di Sentra Handayani, “N” yang didampingi oleh Rio langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta kebersihan diri. “N” juga akan diberikan hypnotherapy untuk mengurangi rasa trauma, kecemasan serta meningkatkan semangatnya lagi.

Sentra Handayani akan melakukan pendampingan kepada “N” dalam menjalani proses hukumnya melalui koordinasi dengan Polda Metro Jaya dan tim kuasa hukumnya. “N” rencana akan tinggal Handayani untuk selanjutnya dibawa Tim Kuasa Hukum ke Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun milik Yandri Susanto, Wakil Ketua MPR RI di Serang Banten untuk melanjutkan sekolah.

Sementara itu Rio, kakak “N” akan mendapatkan pendampingan serta pemeriksaan terhadap kondisi HIV yang diidapnya ke Rumah Sakit Hermina untuk memperolah pengobatan ARV (Anti Retroviral) di puskesmas terdekat dari tim Sentra Handayani. Selain itu Rio juga akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan serta bantuan ATENSI selepas pelatihan.

Penulis: Dwi Astuti Oktavia

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *