Pelaksana Rehabilitasi Sosial BRSAMPK Handayani Selenggarakan Konsultasi Daring Bagi Anak-Anak Indonesia

JAKARTA (17 April 2020) – Sejak awal bulan Maret 2020, pemerintah Indonesia telah menggalakkan social distancing berkaitan dengan penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan. Seluruh siswa-siswi di hampir seluruh wilayah Indonesia diwajibkan untuk belajar di rumah dalam batas waktu yang tidak ditentukan. Begitu pula dengan seluruh pekerja dan pegawai di Indonesia, tidak terkecuali seluruh pegawai BRSAMPK Handayani. Melalui Surat Edaran No. 690/4.1/KS.02/03/2020 tentang Penanganan dan Pencegahan COVID 19 di Lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, secara terperinci dijelaskan mengenai langkah-langkah yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pegawai, seperti pelaksanaan work from home dan menutup semua akses Unit Pelayanan Teknis (UPT) sampai kondisi dinyatakan aman.

Namun, semangat untuk melindungi anak-anak Indonesia dan membantu menyelesaikan permasalahan anak tetap hidup pada seluruh pelaksana rehabilitasi sosial BRSAMPK Handayani. Sejak 30 Maret 2020, pelaksana rehabilitasi sosial yang terdiri dari para pekerja sosial, para psikolog, penyuluh sosial, dan para perawat tidak tinggal diam untuk tetap menjadi garda terdepan dalam perlindungan anak walaupun harus bekerja dari rumah. Setiap harinya, para pelaksana rehabilitasi sosial BRSAMPK Handayani membuat materi-materi penyuluhan sosial yang disebarkan melalui media sosial instagram, facebook, dan whatsapp. Konsultasi daring ini dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jum’at dimulai pukul 07.300-16.00 WIB. Seluruh anak-anak Indonesia bahkan orang tua bisa langsung berkonsultasi melalui media sosial yang telah ditentukan. Pelaksana rehabilitasi sosial yang bertanggungjawab pada hari tersebut, akan dengan sigap merespon dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mereka.

Hingga berita ini diturunkan, para pelaksana rehabilitasi sosial BRSAMPK Handayani telah menerima konsultasi sebanyak 15 (lima belas) kali. Anak-anak Indonesia yang melakukan konsultasi secara daring dimulai dari usia 14 (empat belas) tahun hingga 18 (delapan belas) tahun dari wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, bahkan Jawa Tengah. Pelaksana rehabilitasi sosial BRSAMPK Handayani optimis untuk tetap dapat memberikan pelayanan bagi anak-anak Indonesia walaupun dalam segala keterbatasan. Konsultasi daring ini akan tetap dijalankan oleh para pelaksana rehabilitasi sosial dengan hati gembira dan semangat perlindungan anak.

Oleh : Tirani Larasati

Info selengkapnya klik link dibawah ini:

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *