Pekerja Sosial Balai Anak “Handayani” di Jakarta Dampingi “NF” dalam Kunjungan Keluarga

JAKARTA (12 Mei 2020) -Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) “Handayani” di Jakarta terus memberikan layanan dan pendampingan bagi “NF”, seorang remaja berkonflik hukum karena menghilangkan nyawa balita sekaligus menjadi korban kekerasan seksual yang terjadi di daerah Sawah Besar, Jakarta Pusat beberapa bulan yang lalu. Koordinasi dengan stakeholder terkait dijalin demi kepentingan terbaik bagi anak.

Selain koordinasi dengan stakeholder terkait, koordinasi juga dilakukan secara intensif dengan keluarga “NF”. Perhatian dan motivasi dari keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung perubahan perilaku “NF” juga menjadi penguat “NF” dalam proses hukum yang sedang dijalaninya.

Sejak 21 April 2020, “NF” terus mengharapkan kedatangan keluarga untuk sekedar bercerita atau bertatap muka. Kepala Balai Anak “Handayani” di Jakarta, Neneng Heryani menugaskan kepada Pekerja Sosial pendamping “NF” untuk terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak keluarga sebagai bentuk dukungan dan penguatan bagi “NF”.

“Pastinya keluarga merupakan bagian terpenting bagi siapapun. Kami terus lakukan pendekatan dengan keluarga “NF” untuk terus mendukung layanan dan pendampingan yang kami lakukan,” kata Neneng

Bertepatan dengan hari ulang tahun “NF” (10/05/2020), keluarga datang mengunjunginya di Balai dengan tetap memberlakukan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Balai Anak “Handayani” di Jakarta memberikan kesempatan bagi “NF” untuk bertemu dengan keluarga. Pekerja Sosial pun turut mendampingi pertemuan “NF” dengan keluarganya.

Tidak hanya orang tua, adik-adik “NF” pun turut hadir dalam pertemuan ini. Berlangsung selama 3 jam, pertemuan keluarga ini sangat mengharukan mengingat “NF” sudah sangat lama tidak bertemu dengan keluarganya. Pertemuan pertama selama “NF” berada di Balai ini, tentu saja membuat NF sangat bahagia dan terharu. “NF” memeluk erat semua keluarganya secara bergantian. Ia juga menangis melepas rindu.

Pada kesempatan ini juga “NF” bercerita kepada keluarganya dan mengungkapkan rasa syukurnya setelah berada di Balai Anak “Handayani”. “NF” menceritakan bahwa ia mendapat banyak perhatian dari petugas, juga banyak kegiatan yang bisa ia ikuti. “NF” mengungkapkan bahwa ia merasa lebih tenang karena sudah dapat lebih dekat dengan Allah SWT dan tidak lupa beribadah sholat lima waktu dan mengaji.

Selanjutnya, orang tua “NF” menyampaikan bahwa akan terus memberikan penguatan dan dukungan kepada “NF” dan mendukung segala layanan dan upaya pendampingan yang dilakukan oleh Balai Anak “Handayani” di Jakarta. Koordinasi antara Balai dengan keluarga “NF” akan terus dilakukan demi kepentingan terbaik bagi anak.

Penulis: Vivi Marlina
Editor: Humas Ditjen Rehsos

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *