Kementerian Sosial Selenggarakan Family Support bagi Anak-Anak Korban Pelecehan Seksual di Bogor

BOGOR, (10 November 2020)- Kementerian Sosial melalui Balai Anak “Handayani” di Jakarta menyelenggarakan kegiatan family support merespon laporan mengenai kasus pelecehan seksual dan kekerasan yang menimpa 20 anak di Bogor. Laporan tersebut berasal dari Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) yang menjelaskan mengenai beberapa kasus pelecehan yang dilakukan oleh ayah kandung, kasus pelecehan oleh kakeknya, kasus pelecehan oleh pacarnya dan kekerasan oleh orang tua.

Laporan tersebut segera ditindaklanjuti oleh Balai Anak “Handayani” dengan arahan Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Anak, Neni Riawati. “Menyedihkan sekali mengetahui banyak anak yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual di Bogor, kita harus berikan penguatan serta lakukan asesmen untuk mengetahui apa saja kebutuhannya”, kata Neni

Kegiatan family support dilakukan dengan tujuan untuk memberikan penguatan serta pemahaman kepada orang tua berkaitan dengan pendidikan seksual dan pola asuh bagi anak. Semantara bagi anak, tujuannya adalah untuk kembali membangun kepercayaan diri anak serta meningkatkan motivasi anak untuk tetap dapat menjalankan aktifitasnya secara normal.

Bagi orang tua diberikan materi mengenai psikoedukasi dan parenting skill agar orang tua lebih memahami pola pengasuhan terbaik bagi anak dengan judul materi “Membangun Komunikasi (curhat)dalam Keluarga”. Sementara anak-anak diberikan materi melalui permainan dan dinamika kelompok. Anak diajari juga untuk mengenali anggota tubuhnya sendiri, bagian mana saja yang tidak boleh dilihat dan disentuh oleh orang lain serta terapi bermain. Kemudian kegiatan diakhiri dengan pemberian pemenuhanan nutrisi dan gizi anak disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak.

Penulis: Euis Heni

Editor: Humas BRSAMPK “Handayani” Jakarta

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat
Hubungi Kami
Hallo!
Ada yang bisa kami bantu?