Hedayah Selenggarakan Training Bagi Pekerja Sosial Dan Psikolog Brsampk Handayani

Hari ketiga, materi yang diberikan lebih bersifat praktis. Seluruh peserta kegiatan didorong untuk aktif dalam berpendapat, bahkan lebih kreatif dalam seluruh studi kasus yang diberikan. Dimulai dari sesi 12 hingga sesi 16, kita tidak henti didorong untuk mahir dalam teknik wawancara dengan ektrimis kekerasan, juga Hedayah mengajarkan teknik-teknik pendekatan masyarakat dalam proses reintegrasi. Selain itu, kita diminta untuk lebih peka terhadap teknik propaganda yang kelompok ekstrimis lakukan untuk merekrut anggota melalui media sosial.

Pada hari terakhir, merupakan sesi 17 hingga sesi 21 dimana pada sesi-sesi ini dibahas mengenai keterampilan digital dan media literasi dalam perekrutan teroris. Kita diajarkan pula untuk dapat membuat kontra narasi melalui media sosial dalam upaya CVE. Pada sesi terakhir, kita diajarkan untuk dapat melakukan terapi kepada diri sendiri agar tetap nyaman dan aman dalam menghadapi tekanan saat bekerja. Pendekatan yang dilakukan oleh fasilitator dalam sesi ini lebih bersifat praktis sehingga seluruh peserta training dapat menangkap seluruh isi materi yang diberikan.

Menutup kegiatan ini, para fasilitator merangkum dan menganalisa manfaat pelaksanaan training ini. Mereka juga mendorong para peserta untuk dapat mengembangkan materi yang telah diberikan dan dapat membuat rencana tindak lanjut. Seluruh rangkaian pengembangan kapasitas yang dilakukan oleh Hedayah benar-benar menggugah mata seluruh peserta untuk lebih fokus dalam membuat program CVE. Seluruh fasilitator yang memberikan materi tidak hanya terbuka dengan ilmu, juga tidak segan berbagi pengalaman-pengalaman mereka saat menangani ekstrimis kekerasan. Seluruh rangkaian kegiatan dan pemberian materi pengembangan kapasitas ini sangat berguna dalam meningkatkan kemampuan para pekerja sosial dan psikolog untuk berhadapan dengan esktrimis kekerasan terutama anak dan keluarga. Setelah itu, kegiatan ditutup kembali oleh Andhika Chrisnayudhanto, Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT. Yuta Kimura yang merupakan delegasi dari Pemerintah Jepang turut memberikan kata-kata penutup dan mengungkapkan rasa bangga serta apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Indonesia yang mau terlibat aktif dalam pelaksanaan training ini. Terakhir Iva Veenkamp selaku Deputy Executive Director of Hedayah menutup kegiatan training ini dengan ucapan terima kasih serta harapan untuk dapat kembali bertemu dengan para peserta sekaligus melakukan evaluasi dari tindak lanjut yang dilakukan oleh peserta. Seluruh peserta akan berusaha untuk mengembangkan dan mengaplikasikan seluruh materi yang telah diberikan oleh para fasilitator Hedayah.

Oleh : Tirani Larasati

 

[metaslider id=940 cssclass=””]
image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *