Balai Anak “Handayani” di Jakarta Konsisten Respon Kasus Anak Terdampak Covid-19 di Bandung

BANDUNG (12 Mei 2020) – Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) “Handayani” di Jakarta masih terus lakukan respon kasus anak dalam situasi darurat terdampak Covid-19 di seluruh wilayah jangkauan. Respon dan kepedulian masyarakat terhadap sesama semakin nampak dengan maraknya laporan pengaduan masyarakat mengenai kondisi anak dalam situasi darurat terdampak Covid-19 di wilayahnya masing-masing. Kali ini laporan kembali datang dari pengurus Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) wilayah Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Adalah “R” seorang anak berusia 11 tahun yang kini terdampak oleh pandemi Covid-19. Menurut pengurus PKK sejak berusia 3 tahun, ia diasuh oleh neneknya. Ibunya telah meninggal dunia karena sakit, sementara sang ayah meninggalkannya persis sesaat setelah ibu “R” meninggal dunia. Nenek “R” telah lama tidak memiliki penghasilan yang tetap. Ia bekerja serabutan untuk memenuhi segala kebutuhan cucunya. Namun, kondisi pandemi ini menyebabkan sang nenek tidak bisa mencari nafkah untuk keluarga sehingga ia kesulitan memenuhi kebutuhan cucunya, terutama kebutuhan pemenuhan gizi dan nutrisi.

Menanggapi hal tersebut Kepala Balai Anak “Handayani” di Jakarta, Neneng Heryani tak tinggal diam. Neneng segera menugaskan kepada tim respon kasus untuk segera menelusuri dan membantu pemenuhan kebutuhan “R”.

“Kami akan tetap menjaga konsistensi untuk melindungi dan membantu memenuhi kebutuhan dan hak dasar anak terdampak Covid-19. Pemenuhan gizi dan nutrisi penting bagi anak untuk mencegah penyebaran Covid-19”, ujar Neneng Heryani

Tim respon kasus Balai Anak “Handayani” segera bertolak ke Bandung untuk menemui langsung “R” dan neneknya didampingi oleh pengurus PKK wilayah Kecamatan Coblong Kota Bandung. Tak lupa tim respon kasus melakukan asesmen kebutuhan untuk kemudian berupaya membantu pemenuhan kebutuhan hak-hak dasar anak.

Bantuan respon kasus yang diberikan kepada “R” berupa pemenuhan gizi dan nutrisi seperti beras, buah-buahan, vitamin, susu, makanan ringan, telur, dan lainnya. Selanjutnya, Balai Anak “Handayani” akan terus berupaya menelusuri dan melakukan respon kasus dalam upaya membantu dan mendukung pemenuhan gizi dan nutrisi anak-anak terdampak Covid-19.

Penulis: Tirani Larasati
Editor: Humas Ditjen Rehsos

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat
Hubungi Kami
Hallo!
Ada yang bisa kami bantu?