Balai Anak “Handayani” Berikan Layanan Dukungan Psikososial bagi 85 Anak dalam Situasi Darurat Bencana Alam Banjir Bandang di Bogor

BOGOR, (22 Januari 2021) – Tahun ini beberapa wilayah di Indonesia mengalami bencana alam. Kabupaten Bogor salah satunya, beberapa waktu yang lalu (19/01) Bogor dilanda banjir bandang di area Perumahan Karyawan PTPN VIII Gunung Mas tepatnya di Desa Tugu Selatan Kecamatan Cisarua Kabupaen Bogor. Diketahui banjir bandang terjadi karena meluapnya sungai Cisampai (anak sungai Ciliwung).

Merespon hal tersebut, Kementerian Sosial melalui Balai Anak “Handayani” melakukan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang terfokus bagi anak-anak. Plt. Kepala Balai “Handayani”, Sulistya Ariadhi langsung memberikan arahan dan membentuk tim LDP untuk segera menuju ke titik bencana.
“Mohon kepada tim, untuk pastikan kondisi anak-anak pasca bencana. Asesmen dan lakukan teknik-teknik layanan psikososial bagi anak,” ujar Sulis

Sebelumnya, tim Balai Anak “Handayani” melakukan pendataan dan asesmen terlebih dahulu untuk melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang menjadi korban banjir. Tim Balai Anak “Handayani” juga memastikan kondisi psikososial anak-anak dalam situasi darurat tersebut dengan memberikan pelayanan trauma healing dan beberapa permainan dalam dinamika kelompok.

Selain pelayanan LDP, sebanyak 85 anak juga diberikan paket bantuan pemenuhan gizi dan nutrisi melalui program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi). Paket tersebut berisi Alat Pelindung Diri (APD), alat bersih diri, hingga makanan-makanan bernutrisi untuk mendukung peningkatan imun tubuh anak-anak.
“Alhamdulillah, kemarin anak saya takut mau keluar main bareng sama teman-temannya, sekarang mau diajak main lagi. Terima kasih Balai Handayani, mudah-mudahan ke depannya bisa ajak anak-anak main bareng lagi,” ujar salah satu orang tua anak

Pelaksanaan LDP dilakukan di pengungsian yang merupakan pondok-pondok Agrowisata Gunung Mas. Terdapat 21 pondok yang digunakan untuk dijadikan tempat pengungsian warga dan anak-anak. Di dalam satu pondok berisikan 3 sampai 4 kepala keluarga.

Balai Anak “Handayani” juga bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk terus membantu memantau dan meneruskan LDP yang dilakukan oleh Balai Anak “Handayani.

Humas BRSAMPK “Handayani” di Jakarta

Penulis: Farury

Editor: Humas Ditjen Rehsos

image_pdfimage_print

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat
Hubungi Kami
Hallo!
Ada yang bisa kami bantu?